Berapa lama belajar musik...?

Sebenarnya butuh berapa lama sih belajar musik itu? Setahun, dua tahun, tiga tahun atau berapa?

Itu dia pertanyaan yang sering saya dengar dari orang-orang yang ingin belajar musik. Juga dari orang tua yang ingin anaknya bisa bermain musik. Lalu, apakah ada ukuran waktu untuk belajar musik? Padahal sampai saat ini pun saya masih terus belajar dan mengakui kalau sebenarnya masih banyak yang belum saya ketahui tentang musik.

Tapi mari, saya coba mengajak Anda untuk mengukur waktu belajar musik berdasar pada jam belajar yang diterapkan sekolah formal atau tempat kursus musik. Rata-rata sekolah musik menerapkan satu jam pelajaran temu muka dengan instruktur dalam satu minggu. Atau empat jam dalam sebulan. Sedangkan satu tingkatan kursus biasanya harus dijalani selama enam bulan. Jadi kalau dihitung-hitung, dibutuhkan 24 jam untuk menyelesaikan satu tingkat (grade). Di mana tiap satu tingkat itu biasanya punya buku pelajaran sendiri.

Jadi, bisa dibayangkan mempelajari 1 buku pelajaran musik hanya dalam waktu 24 jam!

Itu hitung-hitungan kasarnya. Karena pada kenyataannya, tidak ada seorangpun yang bisa melahap buku pelajaran itu sehari semalam dan langsung bisa memainkan alat musik dengan sempurna. Seberbakat apapun dia, apa lagi yang tidak berbakat. Waktu satu jam tatap muka yang diterapkan sekolah musik hanyalah untuk mengevaluasi sejauh mana perkembangan latihan yang diberikan. Selain itu, penambahan materi latihan baru yang kemudian akan dievaluasi lagi minggu berikutnya. Begitu seterusnya, sampai masa 24 minggu selesai dan harus ikut ujian. Kalau tidak lulus, ya mengulang lagi dari awal!

Lalu, kapan mahirnya kalau belajarnya cuma satu jam seminggu?

Pada umumnya instruktur akan menganjurkan untuk memperlancar materi yang diberikan di luar jam belajar. Minimal satu jam sehari! Jadi kalau dihitung-hitung ada tujuh jam seminggu atau 168 jam untuk menguasai isi buku pelajaran musik.

Apakah kalau sudah lulus satu buku sudah bisa mahir?

Belum tentu! Karena isi buku pada tingkat pertama pelajaran musik sering kali hanya didominasi oleh materi pelajaran dasar-dasar membaca not balok. Setidaknya jika sudah melewati buku pertama, kita sudah pandai membaca not balok. Itu yang paling dasar dan menjadi bekal untuk melangkah ke jenjang berikutnya. Ke buku jilid dua.

Jadi untuk mahir harus berapa buku yang dikuasai?

Setahu saya, ada sekitar 10 sampai 12 buku yang harus diselesaikan di sekolah musik tertentu. Tapi saya tidak tahu, apakah instrukturnya sendiri sudah menyelesaikan ke 12 buku itu atau belum. Artinya butuh sekitar enam tahun untuk menyelesaikan pendidikan formal musik, itupun kalau tidak tinggal kelas.

Lalu, kapan kita bisa mengiringi orang menyanyi?

Tergantung. Jika Anda punya talenta musik yang kuat, pada level awal pun Anda akan bisa mengiringi lagu. Dengan catatan, Anda menguasai cukup banyak akord pada jemari tangan kiri Anda dan menguasai cukup banyak scale nada di jemari tangan kanan. Anda bisa memainkan musik hanya dengan mendengarkan lagu dari rekaman kaset atau CD saja. Tanpa perlu mencari notasinya terlebih dulu. Tapi jika Anda kurang berbakat, sampai selesai 12 buku pun mungkin akan kesulitan memainkan lagu sendiri. Yang terjadi, Anda bisa memainkan score atau partitur sebuah lagu dengan lancar dan kemudian menghapalnya. Tapi jika tidak ada score atau partiturnya, Anda akan kesulitan.

Saya pernah melihat seorang pianis Orkes Telerama di televisi berpuluh tahun lalu (lupa tahun berapa, soalnya sudah lama sekali). Kalau tidak salah ingat waktu itu dia bermain bersama Jimmy Manoppo (drum) mengiringi Festival Bintang Radio dan Televisi. Ketika mengiringi peserta dalam lomba, permainan keyboard dan pianonya manis sekali. Namun ketika jeda penghitungan nilai oleh juri dan ada peserta yang spontan menyumbangkan suaranya, permainannya seperti orang yang baru belajar. Tidak ada harmonisasi dengan pemain lainnya. Pasalnya, dia tidak punya partiturnya dan tidak tahu lagunya!

Bisa kita simpulkan bahwa talenta atau bakat juga punya peranan amat besar dalam hal belajar musik. Tanpa talenta bukan berarti Anda tidak bisa belajar musik, tapi butuh waktu dan kesungguhan untuk melatih skill Anda. Karena bermain musik adalah ketrampilan yang setiap saat harus dilatih. Seniman besar Paul Cezanne pernah bilang, “bagi saya cukup satu persen bakat, 99 persen kesungguhan dan latihan!” Karena musisi sekelas Purwa Caraka pun mengakui jika tidak memainkan piano atau keyboard sehari saja, jari jemarinya akan kaku…!

READ MORE - Berapa lama belajar musik...?

INFORMASI TEKNIS PEMAIN GITAR DI CLUB

Sebelum kita berbicara mengenai bermain gitar di CLUB, alangkah baiknya kita membahas dulu mengenai musik itu sendiri. Hal ini sangat penting karena dasar bermusik yang benar akan membuat kita dapat berkembang dengan maksimal, selain itu juga dapat memberikan perspektif yang benar kepada kita mengenai musik itu sendiri. Lebih jauh lagi, dengan perspektif yang benar, bukan tidak mungkin kedepannya kita memutuskan untuk lebih serius lagi di musik.

1. Anatomi Gitar
Sebuah gitar pada umumnya terdiri atas 3 bagian pokok, yaitu BODY, NECK, DAN HEADSTOCK.
Di dalam body ini terdapat :
• BRIDGE yang berfungsi sebagai salah satu tempat mengikatkan ujung senar.
• SOUNDHOLE yang berfungsi sebagai sumber suara yang berasal dari getaran senar yang beresonansi.
• RHOUSETTE, yaitu hiasan di pinggiran soundhole.
• Cutaway, yaitu semacam potongan di bagian body yang dekat dengan neck yang fungsinya adalah memudahkan kita untuk menjangkau fret 12 keatas.

Pada bagian headstock terdapat tuners yang gunanya adalah untuk melakukan tuning senar gitar. Pembatas antara neck dan headstock disebut nut. Nut ini umumnya berwarna putih gading.

Berikut ini adalah anatomi lengkap dari sebuah gitar. Dari gambar berikut ini dapat kita lihat perbedaan dari gitar elektrik dan akustik.



2. Mempelajari Fretboard
Jika kita perhatikan, maka setiap bagian ada nadanya. Senar terbawah justru adalah senar 6 dan paling atas adalah senar 1. jadi melihatnya dengan cara terbalik. Silahkan dihapalkan dan dimengerti.
Pelajari Chord Selalu belajar Chord. Chord Bm adalah bagus, tapi di banyak lagu, Chord Bm7      terdengar lebih tepat. Chord C adalah baik, tapi di banyak lagu, chord Cmaj7 terdengar lebih baik. Terus belajar.
Dengar lagu versi aslinya Sebelum memainkan lagu di CLUB, sebaiknya didengarkan dulu lagu aslinya di kaset, mungkin sebelum CLUB atau beberapa hari sebelumnya. Hal ini sangat membantu mengengerti lagu yang akan dinyanyikan.Bermain gitar di CLUB
Penggunaan pick gitar Pick gitar disarankan digunakan pada saat bermain gitar di CLUB karena suara yang dihasilkan cenderung lebih merata karena permukaan pick yang lebih keras. Selain itu penggunaan pick dapat mengurangi rasa sakit jika kita harus bermain dengan teknik strumming (kocokan) pada lagu cepat dengan jumlah lagu yang banyak.Barre Chord ( Chord Balok/Palang )Jenis Chord ini pada umumnya adalah pengembangan dari chord E dan A (Major) dan Em Am (Minor). Sebagai contoh, pada saat menggunakan chord E kita hanya menggunakan 3 jari kita untuk menekan nadanya, karena ada Nut dari gitar, tapi pada saat kita memajukan jari untuk chord F, maka otomatis kita menggunakan jari telunjuk sebagai palangnya. Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat dari gambar dibawah ini.perbedaan bermain gitar CLUB dan Band Ada 1 hal yang sangat mendasar yang harus disadari oleh pemain Gitar di CLUB (untuk selanjutnya akan disebut PG) yaitu bahwa mereka bermain musik seorang diri. Hal ini sangat berbeda dengan bermain musik secara corporate di band, dimana gitar umumnya hanya sebagai tambahan saja, karena secara umum alat musik yang paling dibutuhkan adalah Drum, Bass dan Keyboard.Di CLUB dan sejenisnya, PG adalah pemain musik kunci dan satu-satunya, jadi dia harus mengerti dan menyadari dengan penuh bahwa dia harus mampu bermain mewakili alat musik ritmik dan melodic. Dalam hal ini PG harus bisa menjaga tempo musik, menjaga beat dan groove serta juga memberikan nada dalam pujian dan penyembahan agar jemaat tidak bernyanyi dalam Key Center yang berbeda-beda.Selalulah bermain chord dalam mengiringi sebuah CLUB. Usahakan untuk banyak melakukan chord dengan menggunakan open string. Open string maksudnya adalah senar yang kita petik (strumming) tanpa perlu ditekan. Seperti kita ketahui open string untuk senar 1 sampai 6 adalah  E B G D A E.dan Chord G


Jika harus menggunakan chord Block, usahakan menggunakan Chord block di bagian yang dekat dengan bagian headstock, dalam hal ini usahakan tidak lebih dari Fret ke 5.
Mengapa kita berusaha menggunakan Chord dengan open string atau block di fret-fret awal? Hal ini berhubungan dengan Sustain (panjang nada) dari senar gitar tersebut. Seperti kita ketahui, senar gitar mengeluarkan getaran yang nantinya akan menghasilkan bunyi. Semakin panjang senar yang bergetar, maka semakin lama senar itu akan bergetar. Lama getar senar inilah yang disebut





dengan sustain. Semakin pendek senar yang bergetar, maka sustain akan semakin pendek. Jadi sustain dari senar E jika ditekan di fret 8 akan lebih pendek dari sustain senar E tersebut jika ditekan di fret 4 misalnya.

Sustain ini akan berimpact ke permainan musik kita dan iringan musik terhadap lagu. Sustain yang baik membuat musik terasa penuh dan tidak tersendat-sendat. Selain isu Sustain, hal lain adalah agar kita dapat setidaknya sedikit menggantikan posisi Bass dan drum. Bermain di nada rendah memberikan beat dan tempo serta tetap menjaga groove. Jika anda bermain di fret tinggi, maka musik akan semakin terasa kosong karena tidak ada nada rendah yang terdengar.


• Hindari bermain solo/melodi
Seperti yang telah dijelaskan diatas, anda harus bermain chord. Hindari bermain solo, kecuali Chord melody, dan itupun hanya bisa dilakukan pada lagu bertempo lambat. Untuk menghindari permainan yang monoton anda juga bisa bermain dengan teknik petikan, sehingga di senar 1 dan 2 anda bisa mainkan melody.

• Hindari bermain ala gitar elektrik
Bermain dengan gitar elektrik umumnya adalah bermain dengan power Chord atau dengan 3 senar terendah (senar 1, 2 dan 3). Hal ini memang layak dilakukan di gitar elektrik tapi sangat tidak dianjurkan di lakukan sewaktu mengiringi lagu di CLUB. Bermain power chord di CLUB sama dengan Kebaktian Umum hanya dengan menggunakan Drum dan Bass saja. Artinya adalah jika anda menggunakan power Chord, maka anda tidak mewakili alat musik melodic. Sebaliknya jika anda bermain dengan 3 atau 4 senar terendah, maka anda menghilangkan suara Ritmik nya.


4. posisi duduk pemain gitar CLUB
Dalam sebuah CLUB, perlu diperhatikan posisi duduk dari PG. Karena suara gitar dikeluarkan oleh Sound Hole yang terdapat di gitar, maka sebaiknya seorang pemain gitar duduk di kursi atau setidaknya sedikit lebih tinggi dari posisi duduk jemaat. Hal ini ditujukan agar suara yang dihasilkan akan terdengar lebih jelas. Bayangkan jika pemain gitar juga duduk lesehan dengan jemaat, maka sound hole gitar berada terlalu di bawah, yaitu di bagian perut dari pemain gitar. Selain karena suara, duduk lebih tinggi sangat baik agar pemain gitar tidak bersandar pada gitarnya. Jika PG terlalu banyak bersandar pada gitarnya, secara tidak sadar bagian tubuhnya yang terkena ke gitar akan mengurangi getaran body gitar sehingga suara yang dihasilkan juga tidak maksimal. Jadi sebaiknya pemain gitar duduk di kursi dan duduk dengan tegak.

5. Persiapan bermain musik di CLUB
Bermain gitar di CLUB memang tidak serumit bermain gitar di Kebaktian umum di Gereja. Tapi tetap ada persiapan yang cukup dan matang. Sebaiknya 15-30 menit sebelum CLUB, pemain gitar dan WL sudah latihan dulu. Hal ini sangat perlu agar keduanya sepaham dan saling mengerti satu sama lain. Pergunakan isyarat tangan yang baku untuk menentukan bait, reff, bridge, coda atau bahkan modulasi.

6. Pilihan Gitar untuk CLUB
Untuk bermain gitar di sebuah CLUB sebaiknya kita menggunakan gitar yang menggunakan senar Nylon (gitar Klasik). Ada beberapa pertimbangan mengapa kita sebaiknya menggunakan gitar jenis ini.
• Gitar klasik memang tidak umumnya tidak mengeluarkan suara senyaring gitar dengan senar Steel, tapi gitar jenis ini mampu mengakomodasi kebutuhan alat musik ritmik seperti yang dijelaskan diatas. Suaranya yang tidak terlalu Bright membuat senar 6 dan 5 nya dapat difungsikan sebagai Bass. Hal ini adalah kekurangan yang sangat mendasar yang tidak dimiliki oleh gitar dengan senar Steel.
• Gitar klasik sangat baik untuk bermain dengan teknik petikan karena jarak antara senar yang cukup jauh, sehingga memberi kemudahan jika PG menggunakan teknik petikan. Gitar dengan senar steel agak sulit untuk dipetik karena jarak antara senar yang sangat dekat.

7. Pilihan lagu yang umum
Semua lagu boleh dinyanyikan di CLUB, tidak ada batasan. Tapi yang harus diperhatikan adalah bahwa semakin cepat tempo sebuah lagu, maka akan emakin sulit memainkannya.

Untuk lagu dengan beat tidak umum, misalnya salsa (aku berterima kasih) atau house ( terobsesi kasihnya), sebaiknya beatnya diganti.

8. Kerjasama dengan WL di CLUB
Selalu saling lihat antara WL dan PG di CLUB. Ini memudahkan instruksi yang tiba-tiba. Misalnya WL ingin nada dasar lagunya dinaikkan karena kerendahan dll.

9. Ada waktu untuk tidak bermain gitar
Tidak semua waktu momen di CLUB membutuhkan iringan gitar. Misalnya pada waktu ada yang kesaksian atau pada saat khotbah (kecuali memang pembicara minta ada yang bermain gitar). Mengapa? Karena di Club biasanya tidak ada mic. Hal yang ditakutkan adalah informasi dari pembicara atau pemberi kesaksian malah tidak kedengaran. Hal lain adalah karena tidak semua pembicara senang diiringi gitar.


READ MORE - INFORMASI TEKNIS PEMAIN GITAR DI CLUB

Cara Belajar Fingering Versi Petrucci

Mungkin jhon petrucci adalah salah satu ikon gitaris yang handal memainkan gitar secara cepat dan bermain dalam susunan yang rapi dan teratur begitu juga dengan tempo pickingnya yang begitu akurat ..Ini merupakan salah satu contoh pola yang jhon ajarkan pada video “rock discipline” untuk melatih kecepatan tangan kanan dan kiri Dengan skala kromatik





















membiasakan latihannya dengan menggunakan efek clean aja dulu biar letak kesalahan yang salah nampak, begitu juga gunakan dengan metronomnya hehe…SELAMAT BELAJAR
READ MORE - Cara Belajar Fingering Versi Petrucci

Cara Belajar Skala

Dasar dari skala melodi yang serimg di gunakan.pelajari skala di bawah ini satu persatu......... juga jangan lupa pelajari juga tannga nada serta cord mayjor dan minornya.selamat belajar...
READ MORE - Cara Belajar Skala

Cara Memainkan Alat Musik

Ada 2 tahap utama dalam mempelajari alat musik seperti belajar harmonica, belajar gitar, belajar sexophone atau belajar flute ini yaitu dengan pengenalan partitur nada dan pengenalan teknik memainkan. Kedua tahap ini dapat dilakukan melalui pendidikan formal ataupun pelatihan les flute atau flute lessons (short course). Namun keunikan alat musik ini adalah dapat pula dipelajari secara otodidak dengan mem-by pass tahap I (Pengenalan Partitur). Melly Goeslaw (Band Potlot) dan Paul McCartney (The Beatles) merupakan sebagian kecil musisi-musisi besar yang mampu berkreasi tanpa mengenal partitur nada. Berikut ini tips cepat belajar alat musik (les saxophone, les harmonica, les gitar otodidak):
1. Mengenal Jenis Musik. Pada tahap awal gitar lesson dan sexophone lesson ini, Anda hanya diharapkan dapat mengenal jenis musik terlebih dahulu. Baik itu jenis musik rock-balad, pop-balad maupun alternatif. Mengapa Balad dan alternatif, karena 2 jenis musik ini dominan menggunakan instrumen dalam penyajiannya. Sehingga diharapkan anda lebih terfokus mengenal nada-nada yang dihasilkan, karena berlatih belajar harmonica atau belajar gitar dengan menggunakan lagu akan lebih cepat dibandingkan anda menghafal chord demi chord.
2. Memiliki alat musik. Memiliki alat musik memang bukan merupakan hal yang wajib, namun sangat berpengaruh terhadap akselerasi Anda dalam menguasai les saxophone atau les harmonica ini. Sebagai contoh gitar lesson, ada beberapa jenis gitar yang perlu anda kenal yaitu : gitar nylon, string dan electric. Untuk tahap belajar, Anda lebih baik memilih gitar dengan tipe nylon, karena selain ringan dipetik, jari-jari tidak terlalu terluka (berkapal) ketika jari anda membuat chord. Gitar nylon juga digunakan dasar untuk berlatih musik klasik, jadi bagi anda yang kemudian tertarik untuk menekuni gitar klasik, hal ini akan sangat menguntungkan
3. Mengenal Chord Dasar. Pada tahap sexophone lesson ini, anda sudah mulai malakukan pengenalan awal teknik bermain alat musik dengan mempelajari kunci-kunci dasar yang mudah diterapkan seperti Am, Em, G, C atau F. Setelah lancar menghafal dan berpindah dari satu chord ke chord yang lain, tingkatkan pemahaman chord anda dengan chord-chord lain yang lebih sulit.
Selamat Mencoba

READ MORE - Cara Memainkan Alat Musik

cara belajar guitar dasar

Minimnya skill bermain gitar membuat suasana fellowship di berbagai persekutuan kantor kadang jadi kaku dan kurang bergairah. Skill semacam ini memanng tidak hanya didapat dalam waktu singkat. Tapi 5 jurus singkat gL! di hawah ini mungkin dapat membantu jika Anda melatihnya secara konsisten selama minimal 3 hulan, dan setiap harinya selamma 1 hingga 2 jam. Jurus 1: jangan Lupa Kunci Kunci adalah nyawa dari permainan gitar. Tanpa kunci, meski kita tahu semua jurus ritem, dijamin kita tidak akan pernah tahu bunyinya seperti apa. Pelajarilah semua kunci dasar seperti C, D, E, F, (3, A, B) beserta semua bentuk minor dan #nya (kecuali untuk kunci B memakai bentuk Bb). Biasanya buku tentang kunci-kunci ini dijual bebas di pasaran. Satu tips yang patut diingat, sebenarnya bentuknya begitu-begitu saja. Jangan dibuat pusing dengan nama-nama yang berbeda. Contoh: bila kunci C digeser sejauh 2 fret akan menghasilkan kunci D, padahal bentuknya sama, hanya letaknya yang berbeda. Jurus 2: Dua Teknik Dasar PETIKAN: Ketika memetik gitar, tidak perlu membayangkan harus seperti lagu "KKEB"-nya Andre Hehanusa atau "Tears In Heaven"-nya Eric Clapton. Sebaliknya, petiklah dengan sederhana seperti 3 contoh berikut ini: Perhatikan posisi jari: jari jempol untuk 3 senar bas, sedangkan 3 senar lainnya dipetik oleh 3 jari pada gamhar. Penyederhanaan: jari jempol=1, jari telunjuk=2, jari tenguh=3 dan jari minis=4. 1. 1-2-3.4.3-2 dengan l berpindah-pindah bas 2. 1-2-3-4-2 dengan 34 dipetik bersamaan 3. 1.234 dengan 234 dipetik hersamaan sebanyak 3x. Setelah Anda nmencoba ketiganya, GABUNGKAN SEMUA TEKNIK! Memainkan lagu KKEB bukan impian lagi. RITEM: Ini hal yang sebetulnya sederhana. Kalau pengamen jalanan saja tekniknya bagus, mengapa kita tidak? Alasan utama ketidak-mampuan ini adalah kurangnya latihan. Jika Anda sungguh serius, sisihkan waktu untuk melatihnya minimal 1 jam sehari. Latihan: Untuk ritem sederhananya dibagi menjadi ritem ke bawah dan ke atas. Untuk ke bawah= l dan ke atas=2. 1. 1-1-2-2-1 2. 1-2-2-1-2-2-1 Jurus 3. Jangan Lupa Bawa Buku Nyanyian Sekarang buku lagu-lagu Praise & Worship yang lazim digunakan dan sudah banyak dijual bebas di pasaran. Biasanya apa yang tertera di buku-buku semacam ini sudah disederhanakan sehingga menyanyikannya pun mudah saja. Jurus 4: Berlatih Running Chord Untuk Bermazmur Sebelum kita bisa membawa orang lain agar mengalami saat yang indah dalam memuji & bermazmur bagi-Nya, kita harus mengalaminya terlebih dulu. Cobalah untuk berdiam diri dengan bermazmur bagi-Nya dengan menggunakan running chord 4/4 seperti misalnya (jika bermain di kunci C): C-F, C-AmDm-G, F-Em-Dm-G. Semakin sering dilantunkan, feeling Anda akan semakin terasah dan Anda akan terheran-heran melihat perkembangan skill Anda. Jurus 5: Percaya Diri Percaya diri! That's the best thing. Walau Anda banyak melakukan kesalahan (terutama biasanya salah kunci), lanjutkan saja dengan tertawa bersama teman-teman Anda. Dijamin, mereka semua pasti ikut tersenyum. Toh pada akhirnya, bukan permainan gitar/nyanyian kita yang diterima oleh-Nya, tapi kesungguhan hati kita.**
READ MORE - cara belajar guitar dasar

senam jari

Senam Jari
Sebelum melakukan tehnik senam jari, hendaknya Anda melakukan pemanasan/stretching pada tanggan anda
khususnya.
Kemudian pelajari cara memetik gitar yang benar, caranya: taruh tangan Anda pada bagian tremolo (ujung
pangkal senar pada body gitar) usahakan bisa memetik mulai dari senar ke 1 sampai senar ke 6 tanpa
menggeser posisi tangan Anda tadi.
Lalu, coba Anda melatih memetik gitar dengan menggunakan pick secara down up (turun naik) pada senar 1
sampai senar 6 dengan tempo yang stabil.
gunakan ke empat jari anda:
no.1 gunakan jari telunjuk
no.2 gunakan jari tengah
no.3 gunakan jari manis
no.4 gunakan jari kelingking
Berikut salah tehnik senam jari:
Bagian pertama:
E|--------------------------------------------------------------1--2--3--4--   senar no.1
B|--------------------------------------------------1--2--3--4--------------   senar no.2
G|--------------------------------------1--2--3--4--------------------------   senar no.3
D|--------------------------1--2--3--4--------------------------------------   senar no.4
A|--------------1--2--3--4--------------------------------------------------   senar no.5
E|--1--2--3--4-------------------------------------------------------------- &n
bsp;  senar no.6
Keterangan :
Senar dipetik turun dulu, baru naik, begitu seterusnya (nomor yang ganjil
turun, yang genap naek)
Bagian kedua:
E|--4--3--2--1--------------------------------------------------------------    senar no.1
B|--------------4--3--2--1--------------------------------------------------    senar no.2
G|--------------------------4--3--2--1--------------------------------------    senar no.3
D|--------------------------------------4--3--2--1--------------------------    senar no.4
A|--------------------------------------------------4--3--2--1--------------    senar no.5
E|--------------------------------------------------------------4--3--2--1-- 
   senar no.6
Keterangan :
 Senar dipetik naek dulu, baru turun, begitu seterusnya (nomor yang ganjil naek, yang genap turun)
Lakukan kedua bagian di atas secara berurutan, maksudnya bagian kedua adalah sambungan bagian
pertama, jadi sebenarnya bagian pertama dan kedua tidak terpisah, setelah pertama lalu langsung kedua.
Lakukan dengan tempo perlahan kemudian tambah kecepatan temponya secara bertahap. Hendaknya
senam jari dilakukan minimal selama 30 menit sehari selama seminggu, insyaAlloh tangan Anda akan lancar
dalam memetik gitar (bermain melodi)
READ MORE - senam jari